Mengawali bertugas sebagai seorang PNS (Guru) saya bertugas di SMA 1 Cepiring Kabupaten Kendal. Awal tugas dimulai pada tahun 1993 tepatnya pada tanggal 11 Pebruari tahun itu. Dengan berbekal selembar ijazah dan selembar akta waktu itu, saya mulai membimbing siswa untuk belajar matematika. Saya dan murid-murid pada waktu itu sangat akrab karena memang dari sisi usia kami tidak terpaut jauh, saya pertama kali membimbing siswa pada usia 23 tahun, sedangkan murid-murid berusia 16 – 20 tahun. Mungkin anda bertanya koq usia murid 20 thun? Demikianlah adanya, karena sekolah tersebut untuk kali pertama membuyka kelas baru menampung semua siswa usia sampai dengan 21 tahun da mereka adalah anak-anak yang pernah droupout namun pingin kembali seoklah. Itulah maka mereka berusia lebih dibandingkan anak-anak SMA pada umumnya. Selama 12 tahun membimbing siswa di SMA 1 Cepiring, dengan sampiran tugas-tugas tambahan tentunya meliputi, pembina ekstra, pembina OSIS, Wali Kelas, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum serta tugas-tugas yang sifatnya temporer dari pimpinan, membangun pengatahuan dan keterampilan dalam pelaksanaan tugas. Alhamdulillah semua tugas yang diberikan dapat terlaksana meski ada kekurangan disana-sini, namun saya bahagia setidaknya telah berbuat kecil untuk mambantu pimpinan dan lembaga untuk meaksanaan tugasnya. PAda pertengahan tahun 2005 tepatnya pada tanggal 24 Juni 2005 saya mendapat tugas dari Bupati Kendal, waktu itu Hendy Boedoro, SH.,M.Si. untuk melaksanakan tugas sebagai Kepala Sekolah di SMA 1 Patean Kabupaten Kendal. Selama dua tahun 2 bulan melaksanakan tugas, saya dimutasi ke SMA 1 Rowosari.
(Tobe Continued)
Tentang SMA Rowosari kok gak ada Pak…..??
Oleh: Mbak Cepty on Februari 16, 2008
at 2:39 am
Cerita di SMA Patean gimana pak????????????????? kami kangen kehadiran bapak kembali……….. cuap-cuap di studio GCS…………….
Oleh: kangwidi on Juni 12, 2008
at 2:38 pm
bapak memang sosok yang hebat, tegas, pandai dan juga berwibawa…walau saya hanya sebentar mengenal bapak waktu saya masih mengajar disma patean, namun dengan berat hati saya harus meningglakan sma kebanggan orng paten krn mendapat beasiswa untuk melanjutkan S2…sayang sekali bapak harus pindah diari sma patean…dan ketika saya mau masuk kembali menjadi guru di sma patean ternyata sudah tidak diterima lagi….seandainya saja aq bisa mengajar lagi di sma patean……betapa bahagianya saya sbg orang asli patean…..
Oleh: adiyanto on Agustus 15, 2008
at 1:48 pm