Oleh: nartokendal | September 15, 2007

Kompetensi Kepala Sekolah

Pemerintah melalui mendiknas telah menyusun kompetensi kepala sekolah yang tertuang dalam permendiknas no. 13 tahun 2007. Permen ini dapat dijadikan landasan dalam mengembangkan kemampuan seorang kepala sekolah, setidaknya ada lima kompetensi yang harus dikuasai oleh seorang kepala sekolah yaitu : kompetensi kepribadian, kompetensi manajerial, kompetensi Sosial, kompetensi supervisi, dan kompetensi kewirausahaan (enterpreneurship). Urutan yang penulis susun memang tidak sama dengan yang tertuang dalam permen tersebut, namun penulis ingin sedikit memberikan pendapat akan pentingnya komptensi yang terakhir penulis sampaikan yaitu kompetensi enterpreneurship atau kewirausahaan. Kompetensi ini baru ada pada permen ini, dan menarik untuk selalu dikembangkan oleh seorang kepala sekolah bila menginginkan sekolahnya maju. Kreatifitas kepala sekolah dalam melihat peluang pengembangan sekolah sangat diperlukan. Oleh karena itu sudah seharusnya seorang kepala sekolah selalu menggali potensi untuk mengembangkan sekolah dengan memanfaatkan sumber daya yang ada namun kemanfaatannya harus dapat dirasakan oleh seluruh warga sekolah. Sebagai contoh, sekarang ini perkembangan dunia teknologi dan informasi begitu pesat bahkan ledakkan informasitak dapat dibendung lagi. Ini adalah sebuah peluang bagi sekolah sebagaio agen perubahan untuk menangkapnya. Sekolah memiliki aset yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan kompetensi wrga sekolah dengan cara membuka warnet sekolah. Siapapun dapat mengakses internet disekolah, tentu harus memberikan kontribusi yang sepantasnya bila memanfaatkan fasilitas sekolah, maka setiap pemakaian harus diimbangi dengan memberikan biaya perawatan dan biaya pengembangan. Dengan pola semacam ini maka biaya perawatan bisa ditopang dari dana yang diperoleh dari pemakaian sewa atas jasa internet. Barangkali biaya sewa inipun akan surplus sehngga dapat digunakan untuk membiayai perluasan kapasitas bagi warga sekolah. Perluasan kapasitas dapat berbentuk pelatihan-pelatihan, outbound, atau studybanding. Kegiatan semacam ini tentu sangat bermanfaat bagi warga sekolah. Selamat mencoba mengembangkan kompetensi kewirausahaan. Terima kasih.


Responses

  1. Sekarang sudah 2009, apakah masih akan dilakasanakan atau sudah ada semacam follow up dan evaluasi ?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: